Mama

July 27, 2015

Menurut Wikipedia, definisi IBU/ MAMA adalah orang tua perempuan seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. Kebetulan pada kesempatan lebaran 2015 ini, saya akhirnya bertamu lagi ke rumah Nini dan akhirnya juga temu kangen sama mama.

Saya paling males sebenarnya kalau curhat ke mama atau papa. Kalau papa biasanya enggak mau denger curhatan saya kalo nggak dipaksa, karena doi canggung gitu orangnya, kalo mama itu ember banget, padahal anaknya udah ngasih label "Jangan kasi tau siapa-siapa ya Ma." 

kalo lo cerita apa-apa ke nyokap, hal paling sepele seperti BERSIN doang aja, satu keluarga besar pasti tau ceritanya.

Ancient Aliens -  nyokap 

Kalo bisa ngejelasin nyokap dengan paragraf yang tidak sederhana itu mungkin gini :

Perempuan yang memiliki pemikiran sederhana untuk segala hal, selalu benar perkataannya jadi akan bikin siapapun yang berbeda pendapat akan kesal karena dia benar dan lo salah. Pintar banget buat perencanaan bisnis sederhana, memang agak pelit,  tapi kalo buat makanan biasanya boros. Suka banget banggain anak-anaknya sampe anaknya risih tingkat dewa. Gampang tergoda sama mbak-mbak sales yang nawarin kompor tanpa api, alat refil aqua galon sendiri, mesin cuci, penyemprot debu, dan alat-alat rumah tangga lainnya. Terlepas dari beberapa kekurangannya sebagai seorang ibu, orang ini mampu membuat anak-anaknya selalu sayang sama dia meski tiap hari anak-anaknya biasanya dimarahin, di cubit (iya, saya bandel banget pas kecil jadi sering dicubit) sampe dibuat nangis.

Rutinitas Pagi Hari
"Kak, bangun!"
"Kak, baju kotor mana? Mama mau nyuci."
"Kak, tidurnya jangan disitu."
"Kak, tidurnya geser di sini aja."
"Kak, tas kamu itu mama taro di lemari ya."
"Kak, sisir rambut sana."
"Dih, si kakak ini kok males banget."
"Kakak Bangun!"
"Kakak, hari ini jadi mau pergi enggak? udah jam 7!"
"Kak, kamu enggak kedinginan tidurnya enggak pake selimut gitu?"

Respon saya biasanya:
"Terserah mama..." *lanjutin tidur*
"Mama, berisik ah...yoan mau tidur" *lanjutin tidur*
"Iya mama." *lanjutin tidur*
"Mama, lampunya matiin... yoan ga bisa tidur kalo lampunya nyala." *tutup mata pake selimut, lanjutin tidur*
"Enggak Ma.." *lanjutin tidur*
"Iya, 5 menit lagi yoan bangun." *lanjutin tidur 30 menit*
"Kan lagi liburan, males boleh dong ah ma." *lanjutin tidur*
"Pakaian kotor ada di atas mesin cuci." *lanjutin tidur*

Menu Hari Ini
 "Mau makan apa?"
"Mau dimasakin apa?"
"Sayur asem, mau?"
"Mama bikin rendangnya enak, nggak?"
"Mau dibeliin bakso yang di depan, enggak?"
"Mama beli kangkung."
"Ini buat lalapan."
"Kak, makan itu pake nasi dong."
"Kak, mau bikin kue enggak?"
"Sana gih, pergi beli tepung."
"Kakak belajar bikin kue gih."
"Red velvet bahannya apa saja?"
"Adonannya jangan dicampur dulu, nanti bantet."
"Pake kuning telurnya saja."
"Enakan mana? Rendang mama atau rendangnya si tante A."
"Ah, mama mau bikin lotek ah, mau enggak kak?"
"Dih kakak makan baru sekali kan?"
"Kakak makannya cuma pas sarapan aja kan?"

Saya      : "Ma, makan pisang goreng enak kali ya sore-sore gini."
Mama    : *Nyuruh suaminya beli pisang* *bikin adonan pisang goreng sendiri* *masak pisang goreng*
Mama    :"Kak, itu di meja ada pisang goreng."
Saya      : Loh kok... Makasih Ma.. padahal aku cuma sepik doang, enggak nyuruh mama bikin loh.
Mama    : "Yasudah makan aja."

Saya: "Ma, yang gorengan rasa nangka itu pake buah apa sih ma?"
Mama: "Ya, buah nangka." -___-

Sore harinya di meja makan ada nangka goreng baru dimasak, dan lo pun bersyukur karena punya nyokap yang mengerti ke BM-an lo. Padahal sebenarnya lo juga enggak minta dibikinin nangka goreng.


 Kangen Cucu
"Jaki itu galak, mama capek jagainnya."
"Mama sudah capek jaga anak kecil."
"Dedek sih pintar."
"Di kampung si Jaki banyak pans nya."
"Jaki kalau minum obat susah."
"Minta dibeliin mobil-mobilan sama bundanya."
"Jaki itu paling bisa goyang."
"Main terus."
"Mau sekolah."
"Tidur masih harus diayun."
"Dedek lagi sakit flu juga."
"Anteng kalo main sendiri."
"Kalo dedek dibawa sama bundanya, mama bisa santai."

Kangen Anak
Mama : "Si Kenny itu galak sekali kalau lagi marah!"
Saya   : "Hah? Kenny galak?"
Mama : "Eh, Zacky maksudnya." 

"Foto Kenny ada nggak yang baru?"
"Mama liat foto Vinca dong di hp kakak."
"Duh, Vinca sudah besar ya."
"Vinca itu badannya bagus, kalo kakak itu..... gemuk." ---> Ini statement nyokap nusuk banget sih.
"Kenny gimana?"
"Vinca gimana?"
"Vinca nelpon mama, cerita kalo ada yang naksir dia, trus ke rumah, trus dia malu karena ada papa."
"Kakak jadi ke sini kan?"
"Kakak naik apa?"
"Kakak tanggal berapa ke sini?"
"Kenny itu baik hati, waktu masih kecil anaknya suka berbagi sama teman-teman."
"Ya Ampun, Kenny badannya udah kayak Papa ya!"
"Mama kangen Kenny."
"Kenny suruh ke sini ajalah sekolahnya sama mama, mau nggak ya dia?"


Minta Duit Jajan
"Ma, yoan mau jalan sama Teh Ida, bagi jajan dong."
"Berapa?"
"50rb aja."
"Ambil dompet mama."
"Eh, jangan 50rb deh. 60 rb aja.. biar aja recehan 10rb."
"Emang cukup 60rb?"
"Kayaknya sih."
"Mama kasih 100rb aja ya kak?"
"Terserah mama, entar kalo duitnya enggak kepake atau sisa, entar yoan balikin."

Dan saya jajan cuma 10rb saja, 90rbnya dibalikin ke mama.#FRUGAL

Nasihat Mama
"Kalo anaknya bandel, kakak pukul aja juga." (ini nasehat nyokap buat saya pas saya masih TK -_-)
"Belajar baik-baik, enggak usah nikah cepat-cepat."
"Punya rumah sendiri hasil kerja kamu sendiri ya kak."
"Sini, duitnya biar mama yang tabungin aja."
"Jangan bergantung sama suami kalau sudah nikah, harus tetap kerja."
"Jaga Vinca dan Kenny."
"Ingat sama papamu, kan itu papa Yoan sendiri."
"Enggak boleh gitu sama papa."
"Kalau ngomong harus hati-hati ya, kalo ada yang sakit hati entar kakak bisa dijahatin."
"Jangan pergi ke situ ah."
"Harus sayang ya sama papa."
"Harus bisa belajar masak."
"Kakak enggak boleh sombong ya."
"Kalo ada yang minta diajarin harus bantu ajarin."
"Kalo teman ada yang susah mesti dibantuin."
"Temenan aja dulu sama semuanya, enggak usah pilih-pilih."
"Banyak berdoa kepada Tuhan."
"Jangan tidur malam-malam."

Nasihat itu semua sih memang saya setuju dan lakukan, tapi kalau nasihat template mainstream nyokap yang ngeselin karena saya yakin nyokap kalian juga pernah ngomong gini :

"Kamu sekolah baik-baik, lulus, dapet kerja, kumpulin duit banyak-banyak."

INI ADALAH NASIHAT TEMPLATE MAINSTREAM 


Sibuk Rencanain Warisan
Part 1
M: Kak, ini nih mama punya surat-surat tanah dan rumah yang di sini, belom ganti nama, kakak mau enggak?
Y: Enggak ah.
M: Nanti kalo mama udah enggak ada buat siapa dong?
Y: Siapa aja yang membutuhkan.
M: Vinca mau nggak ya kira-kira?
Y: tanyain anaknya aja.

Part 2
M: Dih kak, mama bilang ke Vinca, Vinca juga enggak mau. Katanya buat kak Yoan aja atau Kenny.
Y:  Yaudah, kasiin Kenny aja pas dia udah besar, atau kasih si teteh.
M: Teteh mama tanyain juga enggak mau. Dia nggak enak mungkin, soalnya ini kan belinya pake duit papa Yoan Vinca Kenny.
Y: Yaudah, kasi Kenny aja. Lagian dia kan anak cowok. Bukannya semua warisan di Indonesia ke anak cowok?
M: Kalo Kenny enggak mau gimana ya?
Y: Kasiin deh ke AA Ridwan.
M: Kalo kasiin ke dia pasti belom apa-apa langsung dijual. Ah mama ga suka ah sama dia. Benci.
Y: Dih, AA kan anak mama juga? -_-
M: Males ah kasih ke dia. Mending mama kasiin sodara-sodara yang butuh aja.
Y: Yaudah kasi ke sodara-sodara yang butuh. Masalah selesai.
M: Ih, si kakak teh... tapi kan...

Part 3
M: Kak, surat-surat balik namanya siapa dong kalo gitu?
Y: Dibilangin terserah mama aja.
M: Yaudah kakak aja.
Y: Dih, gamau mahh.
M: Kan terserah mama.
Y: Gamau ah. Drama entar. Yoan kan cuma pas liburan-liburan aja ke sini. Mau beli sendiri ajah.
M: Budak-budak teh di kasih warisan pada enggak mau. Di tv-tv padahal suka rebutan warisan tea.
Y: Justru itu mama harusnya seneng.
M: ?
Y: Yoan, Vinca dan Kenny itu anaknya enggak rakus mau rebutan. Kenny sebagai cucu laki-laki pertama dari anak pertama di kasih yang lebih gede dari pada ini aja enggak mau kok dia, padahal kan dia itu agak diragukan masa depannya hahaha...
M: Yaudah, mama pikirin entar lagi deh.

Kayaknya bakal ada part 4 lagi entar tahun depan, riweuh banget nyokap kalo udah nanya-nanya gini.

Impian Mama
"Kak, nanti kalo udah kerja, mama mau naik haji ya." #KODEKERAS
"Pake duit siapa coba?"
"Pake duit kakak dong."
"Ini mama mintanya langsung to the point banget sih."
"Iya deh, diaminin aja."


Kalau Nyokap Lagi Kesel tapi Ikhlas
"Ah, sudah lupakan saja..."
"Rezeki itu sudah ada yang ngatur."
"Ah, sudah lupakan saja..."
"Ah, sudah lupakan saja..."
"Ah, sudah lupakan saja..."

Perpisahan
"Hati-hati."
"Cepet lulus ya kak."
"Mama bawain bekal ya biar bisa makan di bus."
"Mama anterin enggak mau ya?"
"Mama sudah cuciin sepatunya."
"Ini bawa minumannya ada di plastik."
"Itu yakult di kulkas bawa ya."
"Mama semalam masakin buras buat dibawa."
"Bawa kue mau?"
"Yakin enggak mau dianterin aja?"
"Bisa sendirian?"
"Mau sendirian aja?"
"Kalo ada copet gimana?"
"Nih, recehan buat pengamen."
"Jangan ketiduran di bus ya."
"Kak, ini mama bikin banyak kok bekalnya dibawa cuma segitu?"
"Kakak masak enggak di kosan? Bawa beras mau?" ----> "Masa bawa beras sih, ma? Yakali? -_- Berat.
"Cepet sukses ya kakak sayang."
"Nanti kalau butuh apa-apa kasi tau mama."

Dan favorit saya,
"Hati-hati sayang, sampai jumpa tahun depan!" 

Bus yang saya naiki pun melaju menuju Jakarta kembali. Meski mama gagal berwisata menuju Ciater dan Tangkuban Perahu dengan saya, semoga nanti suatu saat saya bisa beli satu rumah di wilayah Bandung agar berdekatan dengan mama supaya jalan-jalan ke Lembang juga gampang. (Tapi kalau tinggal, mesti di Lombok atau Bali #Prinsip).

Fakta Unik:
Nyokap ternyata bisa basa Jawa halus dan kasar juga selain Sunda halus dan kasar.
Orangnya selow banget.
Punya koleksi batu-batu peninggalan leluhur, ada batunya yang harganya bisa mahal banget kalo dijual.     
Punya minyak-minyak sakti peninggalan leluhur tapi enggak tau cara makenya gimana, jadi disimpen aja ga dipake.

Pantesan bener juga stereotype yang beredar di masyarakat, orang sunda itu banyak azimat2nya. Saya sih merinding juga. Serem banget. Apalagi nyokap masih ngikutin kebiasaan leluhurnya gitu yang ngasih seserahan berbagai jenis kopi, makanan, dan bakar-bakar menyan pas lebaran.

Pas ditanyain kenapa mesti gitu sih? Nyokap bilang kalo udah kebiasaan turun temurun aja, semua tetangga juga begitu. Sebagai anak yang enggak ngerti apa-apa ini kan serem aja ya... Semacam takut 'menduakan Tuhan' gitu. Bukannya mau Islam ataupun Kristen ga boleh kan gitu?

Mungkin ini salah satu contoh nyata fenomena masyarakat yang tradisi leluhurnya lebih kuat daripada kepercayaan yang dianut. Bisa loh dijadiin skripsi... hahaha...

#PokoknyaSeremSih #Serem
 #TernyataBanyakJugaHalYangSayaTidakTahuTentangNyokap

#Sekian

You Might Also Like

0 comments